temanggungnews.id, Temanggung - Dalam rangka memperingati hari santri nasional 2022, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung menggelar acara refleksi kebangsaan. Kegiatan yang berlangsung di aula lantai tiga INISNU Temanggung ini mengambil tema "Optimalisasi Produktivitas Santri dan Mahasantri di Era Digital."


Acara diawali pembukaan dengan membaca surat Al-Fatihah, kemudian menyanyikan tiga lagu yakni Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathon, dan Mars INISNU Temanggung. 


Ketua Panitia Kegiatan, Fahri Nur Syuaib, mengungkapkan rasa terima kasih atas antusiasme peserta dan atas dukungan dari kampus. "Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan dan dapat diaplikasikan sesuai tema, baik bagi santri maupun mahasantri.", pungkasnya.


Rektor INISNU Temanggung, Bapak Baehaqi, menjelaskan bahwa di era sekarang ini   kita harus bijak dalam bermedia seperti membedakan mana berita yang asli mana yang hoax. Beliau menambahkan bahwa sekarang ini sudah banyak sekali kegiatan daring yang dapat diikuti dan cukup berbekalkan media digital. "Karena mau tidak mau sebagai mahasantri yang paham ahlussunnah wal jamaah, kita akan diakui sebagai santri Mbah Hasyim Asy'ari sehingga dalam berkegiatan di masyarakat pun tidak kaku. Sekarang geliat ahlussunnah wal jamaah bukan hanya di Indonesia. Akan tetapi di eropa, timur tengah, bahkan amerika, sudah ada 149 pengurus cabang istimewa nahdlatul ulama.", pungkas beliau sembari membuka acara pada kesempatan tersebut.


Ketua BPP INISNU, Bapak Nur Makhsun, mengapresiasi kegiatan ini dan memotivasi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas kegiatannya. "Beberapa hari yang lalu bertempat di kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas, kami mengadakan pelatihan bahasa arab dan bahasa inggris. Untuk tahap pertama baru terbatas hanya untuk 16 mahasantri. Hal ini termasuk dalam upaya menunjang produktivitas santri.", ungkap beliau.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama