temanggungnews.id, Temanggung - Dalam rangka meningkatkan mutu keorganisasian, ekstrakurikuler jurnalistik hidayatullah tuk songo mengadakan pelatihan dasar jurnalistik dan musyawarah kerja. Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Hidayatullah Tuk Songo ini diikuti oleh 40 peserta. Adapun peserta tersebut merupakan peserta didik Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Hidayatullah Tuk Songo.


Dalam pelatihan jurnalistik yang bertajuk "Berkarya, Berekayasa dan Berteknologi Membangun NKRI" ini hadir beberapa pegiat literasi temanggung, yakni Muhamad Novianto Dwi Kurniawan dan Puteri Anggita Dewi.


Pimpinan Umum Temanggung News, Dwi Kurniawan, memberi memotivasi pada para santri untuk terus berkarya. Lebih lanjut ia mengungkapkan "Dengan menulis di media, karya kita akan abadi. Selain itu menulis juga menjadi sarana dakwah bagi para santri. Nanti ketika di media banyak muncul nama santri dari Pesantren Tuksongo maka secara otomatis akan menarik banyak perhatian publik, Tuksongo akan semakin dikenal karena karya dan prestasi Santrinya. Terakhir saya sampaikan, media kami Temanggungnews siap menjadi wadah bagi karya santri disini, baik berupa puisi, artikel, cerpen, terlebih berita, kami terbuka bagi siapapun yang mau berkarya".


Peraih Juara 3 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Madrasah Kemenag 2017, Puteri Anggita, membagikan pengalaman menulisnya pada saat duduk di bangku madrasah. "Pertama kali saya belajar karya tulis adalah saat masih belajar di bangku Aliyah, di mana sekolah saya waktu itu yaitu MAN 2 Kudus mengharuskan semua siswa untuk melakukan riset. Pada awalnya saya hanya mengikuti sebagai penggugur kewajiban saja, tapi akhirnya justru merasa nyaman bahkan memberanikan diri  mengikuti beberapa lomba tingkat daerah hingga Internasional." tutur Anggita ketika membagikan pengalamannya. Lebih lanjut ia mengungkapkan  rasa syukurnya, karena dengan karya tulis ia bisa berkontribusi memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi di masyarakat.


Selain berbagi pengalaman semasa madrasah, ia juga menceritakan pengalamannya mengikuti Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Gerakan Rasional Intelektual Perubahan di Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung. "Senang sekali bisa berkesempatan ikut organisasi jurnalistik. Selain mengenal dan membuat berbagai produk jurnalistik, saya juga bisa berteman dengan jurnalis muda dari kampus lain." lanjut Anggita. Selain berorganisasi, ia juga berkesempatan mengikuti berbagai lomba seperti Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) yang diadakan oleh LP Maarif NU Jateng yang mendapatkan hasil juara harapan. 


Sejak di bangku kuliah Anggita juga memiliki beberapa karya di jurnal online seperti Penguatan Literasi melalui Cakrawala Pers di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran Magelang yang terbit di Jurnal Asna dan Penanaman Karakter Asma’ul Husna pada Anak Usia Dini di PAUD ELPIST Temanggung yang terbit di IAIN Madura.


"Terimakasih sudah berkenan berbagi pengalaman menulis dan memotivasi peserta didik  kami. Semoga dengan hal ini anak-anak menjadi lebih semangat lagi dalam berliterasi." ungkap Ustadzah Caca, pembina ekstrakurikuler jurnalistik.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama