temanggungnews.id, Temanggung - Bertemakan pencegahan perkawinan anak dan percepatan penurunan stunting, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini menjadi salah satu penuntasan Tridharma Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian. 


Adapun mahasiswa yang diterjunkan di Kecamatan Gemawang terbagi menjadi tiga kelompok yakni Desa Gemawang 1 (meliputi Dusun Depok,  Penangkan, Klodran dan Margosari), Desa Gemawang 2 (meliputi Dusun  Dermonganti, Gemawang, Kalinongko, dan Tegal Parakan) dan Desa Krempong. 


Dalam keberlanjutan pelaksanaan KKN, Kelompok Gemawang 2 melakukan kunjungan ke empat dusun yang menjadi lokasi KKN mereka pada Selasa (06/12/22). 


Sebanyak 13 mahasiswa "KKN Blanggreng" melakukan pembagian tugas dalam kunjungan tersebut dengan masing-masing dusun didatangi oleh tiga sampai empat mahasiswa. Adapun KKN Blanggreng merupakan nama untuk Kelompok 4 KKN INISNU yang berlokasi di Gemawang 2. Nama "Blanggreng" merupakan istilah Jawa dari Bunga Kopi. Diketahui bahwa Desa Gemawang merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Temanggung. Dengan filosofi logo bunga kopi yang mekar, diharapkan mahasiswa dapat memekarkan potensi yang ada di Desa Gemawang. 


Kepala Dusun Tegal Parakan, Tukijan, melakukan pemaparan terkait kondisi umum dusunnya. "Masyarakat Tegal Parakan sebagian besar adalah petani kopi. Adapun organisasi masyarakat diantaranya ada PKK, Posyandu Kepemudaan, Kesenian, dan Olahraga." tutur Tukijan saat memberikan penjelasan pada mahasiswa. 


"Terima kasih Desa Gemawang, khususnya Dusun Tegal Parakan yang telah menerima kami untuk melakukan kegiatan KKN disini. Selanjutnya, kami mohon arahan dan bimbingan dalam pelaksanaan KKN ini" pungkas Gus Rudin selaku Ketua KKN Blanggreng dalam kunjungan di rumah Kepala Dusun Tegal Parakan.


(Puteri Anggita Dewi)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama