temanggungnews.id, Temanggung - Rombongan Kuliah Kerja Nyata (KKN) INISNU Temanggung resmi diterjunkan pada hari Senin (05/12) dengan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan masing-masing. Lokasi KKN dibagi dalam dua kecamatan yang menjadi lokasi fokus stunting yaitu Kecamatan Gemawang dan Kecamatan Bansari. Dari dua kecamatan tersebut dipecah kembali menjadi 9 kelompok. Salah satu kelompok ditempatkan di Desa Krempong yang merupakan bagian dari Kecamatan Gemawang

Kepala Desa Krempong, Bapak Suyatno beserta perangkat desa menyambut dengan baik kehadiran peserta KKN INISNU Temanggung. Peserta KKN INISNU yang berada di Desa Krempong berjumlah 13 orang yang berasal dari berbagai prodi, seperti MPI, ES, HKI, PGMI, dan PAI. Terdiri dari 6 mahasiswa dan 7 mahasiswi. Peserta KKN di Desa Krempong ini didampingi oleh Bapak Abdul Wahab Fahrub yang merupakan dosen prodi PAI. 

KKN dengan tema besar "Pencegahan dan Penanganan Stunting" ini disambut baik oleh kepala Desa Krempong. Tema lain yang dibawakan adalah terkait penjaminan produk halal dan penurunan tingkat pernikahan bocah. Besar harapan kepala desa Krempong agar kedatangan mahasiswa INISNU Temanggung dalam KKN ini memberikan perubahan yang berkelanjutan baik dalam penurunan tingkat stunting, penurunan angka pernikahan anak, maupun dalam pengelolaan UMKM warga desa Krempong. 

Tema yang diangkat pada KKN INISNU Temanggung merupakan upaya penanggulangan stunting yang mana Kabupaten Temanggung menjadi salah satu daerah dengan presentase stunting yang tinggi di Indonesia. Kampus INISNU Temanggung sebagai salah satu satuan pendidikan di Temanggung berupaya ikut andil dalam perkembangan dan kemajuan Kabupaten Temanggung ke arah yang lebih baik. 

“Karena Desa Krempong merupakan salah satu lokus stunting di Kabupaten Temanggung, maka kami berharap dengan adanya penerjunan mahasiswa KKN dengan tema yang sejalan dengan hal tersebut, presentase stunting di desa kami bisa menurun. Dan tujuan utama kalian KKN juga bisa terlaksana dengan baik,” tutur Bapak Suyatno sebelum mengakhiri sambutannya. 

Di hari pertama penerjunan, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengobservasi wilayah desa Krempong dengan berkeliling di tiga dusun yakni dusun Campursari, dusun Brujulan, dan dusun Krempong. Agenda observasi ini dijadwalkan dari tanggal 5 Desember hingga 8 Desember 2022. Selama observasi berlangsung, mahasiswa antusias menggali informasi mengenai potensi ekonomi warga desa Krempong, kehidupan sosial, dan kegiatan-kegiatan desa. Observasi tahap pertama ini ditutup dengan mahasiswa berpamitan pada perangkat desa di Balai Desa Krempong.


(Novia Sari)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama