temanggungnews.id, Temanggung - Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dusun Pringapus, Desa Bansari mengadakan Kegiatan Posyandu Balita pada Selasa (13/12/22). 

 

PKK merupakan salah satu ormas di Desa Bansari yang melakukan penanggulangan Stunting pada garda terdepan.


Salah satu kegiatan dari penanggulangan stunting yaitu dengan melakukan posyandu di masing-masing dusun. Posyandu ini dilaksanakan setiap satu bulan sekali secara bergilir.


Salah satu dusun yang sudah aktif dengan Posyandu yaitu Dusun Pringapus. Kegiatan posyandu ini sangat membantu dalam penanganan stunting di Desa Bansari karena dengan adanya posyandu para ibu-ibu yang mempunyai balita akan mengetahui perkembangan anaknya di setiap bulannya. 


Kader Posyandu, Sholikhatun, mengatakan   dengan adanya posyandu ini akan mengurangi stunting di desa Bansari khususnya dusun Pringapus. Beliau juga memberikan keterangan terkait jumlah peserta posyandu. 


"Kegiatan posyandu ini diikuti oleh 58 anak balita yang ada didusun pringapus", ujar Sholikhatun.


Selain itu PKK Desa Bansari juga selalu menyampaikan kepada para ibu balita untuk selalu menjaga asupan makan sehat agar para balita tetap ada perkembangan dan pertumbuhan yang cepat. 


Salah satu aksi nyata para kader PKK tersebut tercemin dari gerakan mereka yang tidak bosan-bosannya untuk memberikan contoh asupan makan yang baik untuk para balita di desa Bansari. 


Program makan sehat ini salah satunya dilaksanakan ketika kegiatan Posyandu, setiap balita yang mengikuti posyandu akan dibagikan makanan sehat seperti susu, bubur dari buah-buahan dan masih banyak makanan sehat yang selalu disediakan ibu-ibu PKK di dusun Pringapus.


Ibu Solikhatun, kader PPK sekaligus tuan rumah posyandu di Dusun Pringapus mengucapkan terimakasih kepada para KKN di Desa Bansari khususnya Kelompok Bansari 2 atas kerjasamanya untuk membantu memperlancar kegiatan posyandu. 


"Semoga KKN ini berjalan dengan lancar dan dapat membantu perkembangan di desa Bansari terkhusus dusun Pringapus" pungkas Sholikhatun. 


(Fitriyatu Wahyuni)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama