Temanggung, temanggungnews.id - Kuliah Kerja Lapangan (KKL) merupakan kuliah yang diwujudkan kegiatan kunjungan ke lembaga pendidikan. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengalaman mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) INISNU Temanggung di lembaga pendidikan dengan kurikulum internasional di Afkaaruna Islamic School Yogyakarta. 


Ketua Program Studi PAI, Luluk Ifadah, menjelaskan bahwa KKL merupakan usaha optimalisasi dalam penyiapan calon guru PAI yang memiliki wawasan luas terhadap kurikulum. Ia juga memberikan gambaran tentang lokasi KKL tersebut. 


"Sekolah Internasional Afkaaruna menggunakan pendekatan pembelajaran humanis dan berkarakter kepada  siswa. Selain itu penggunaan bahasa asing juga dilibatkan dalam pembelajaran. " tutur Luluk. 


Luluk juga menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan KKL, pendanaan diusahakan dari berbagai sumber termasuk dari kampus dan dari biaya mahasiswa. Penggunaan dana tersebut dikelola dengan efisien dan efektif, namun hasil yang diperoleh maksimal. 


Adapun kepanitiaan kegiatan tersebut terdiri dari dosen prodi ditambah beberapa mahasiswa PAI. 


"Alhamdulillah KKL tahun berjalan lancar. Semangat dan antusiasme dari berbagai pihak termasuk mahasiswa sehingga ke depan rapat evaluasi tetap dilakukan untuk peningkatan kegiatan KKL ini." pungkas Luluk. 


Bertempat di lokasi yang asri dan nyaman, Rumah Makan Pingkal, berlangsung rapat evaluasi mengenai kegiatan KKL. 


Dalam rapat evaluasi yang berlangsung pada Rabu (8/2/23) tersebut, hadir seluruh panitia KKL. Acara dimulai dengan diskusi dan pemberian masukan perbaikan kegiatan KKL. 

 

Diketahui bahwa Prodi PAI INISNU Temangung terakreditasi Baik Sekali (B) BAN PT menuju unggul dengan banyak lulusan terserap menjadi ASN PNS, PPPK di instansi pemerintah maupun swasta, pengusaha dan melanjutkan S2 menjadi dosen di PTU/PTKI di Jawa maupun luar Jawa. INISNU Temanggung juga menyiapkan bermigrasi menjadi Universitas dengan membuka S2 PAI dan S2 HKI program magister. (STU).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama