BLORA, temanggung-news.id - Pada Senin, 18 September 2023 pukul 10.00 WIB bertempat di Aula Balai Desa Bejirejo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora digelarseminar "Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dalam Upaya Membentuk Karakter dengan Prinsip Moderasi Beragama". Kegiatan ini dihadiri oleh warga masyarakat Sekitar Bejirejo di antaranya dari Forum Ibu PKK, Perwakilan Fatayat dan Muslimat Desa Bejirejo serta Para Remaja di Lingkungan Desa Bejirejo. Mahasiswa KKN IKMB Kelompok 041 Desa Bejirejo Tahun 2023 dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus telah aktif dalam seminar "Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dalam Upaya Membentuk Karakter dengan Prinsip Moderasi Beragama." Ini adalah bagian penting dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mereka, yang secara tegas mengedepankan tujuan memberikan manfaat positif bagi masyarakat desa.

Kekerasan seksual adalah salah satu isu yang serius di seluruh dunia. Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, muncul pendekatan yang menarik dan efektif, yaitu "Moderasi Beragama dalam Aksi." yang membahas bagaimana komunitas beragama dapat memainkan peran penting dalam melawan kekerasan seksual untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

Dalam upaya meningkatkan kesadaran tentang isu penting yang berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan dan anak, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus telah sukses menggelar kegiatan seminar ini.


Kegiatan mendapat respon baik dari auidence dan juga Kepala Desa beliau menyampaikan bahwa "Seminar Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dalam Upaya Membentuk Karakter dengan Prinsip Moderasi Beragama ini tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu sensitif ini, tetapi juga mempromosikan kolaborasi positif antara agama dan masyarakat dalam menciptakan masa depan yang lebih baik dan lebih adil bagi semua". 

Selain itu, seminar ini juga memberikan platform bagi narasumber dan peserta untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan ide dalam upaya bersama melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Narasumber yang hadir dalam seminar ini di antaranya Ibu Elya Umi Hanik, M.Pd.I, Ibu Naili Luma'ati Noor, M.Pd., dan Ibu Inna Fauziatal Ngazizah, M.H.I. 


Narasumber telah memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dengan tindakan nyata untuk melindungi hak-hak perempuan dan anak.

Keberhasilan acara ini memberikan harapan bahwa perubahan positif dalam sikap dan tindakan terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat dicapai melalui pendekatan yang cerdas dan inklusif.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama