TEMANGGUNG, temanggung-news.id - Dalam rangka internasionalisasi perguruan tinggi, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melaksanakan studi tiru yang dikemas dengan Focus Group Discussion (FGD) tentang pengelolaan kerja sama luar negeri dengan Center for Developing Cooperation and International Affairs (CDCIA) / International Office UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Rabu (11/10/2023).


Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang rapat lt. 2 INISNU Temanggung. Hadir Rektor INISNU Dr. Muh. Baehaqi, Warek I Hamidulloh Ibda, Warek II Khamim Saifuddin, Warek III Moh. Syafi', jajaran Dekan, Kaprodi, Ketua Lembaga, dan Kepala Biro di INISNU Temanggung.


Dalam arahannya, Rektor INISNU Dr. Muh. Baehaqi mengatakan sejak lima tahun terakhir, INISNU telah menjalin kerjasama luar negeri dengan lembaga di Malaysia, Mesir, dan lainnya. "Maka kita butuh praktik baik dari UIN Sunan Kalijaga dalam memperbanyak kuantitas dan kualitas MoU tersebut," bebernya.


Pihaknya menyampaikan bahwa dalam waktu dekat juga akan digelar seminar internasional yang diikuti seluruh Rektor PTKIS se Jateng termasuk INISNU, yang di dalamnya juga memerkuat kerjasama internasional. "Selain Rektor, nanti kita delegasikan dosen untuk mengikuti seminar internasional itu untuk presentasi paper," lanjut dia.


Sebagai narasumber, perwakilan International Office/CDCIA UIN Sunan Kalijaga Dr. Andi Holilulloh, M.A., mengatakan bahwa CDCIA merupakan lembaga non struktural di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. CDCIA diberi mandat untuk mengembangkan kerjasama dan hubungan dengan mitra universitas di luar negeri.


Disampaikannya, dalam menjalin MoU atau kerjasama tidak hanya berhenti di situ, tapi perlu ditindaklanjuti dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "Jika MoU itu cukup dilakukan antar Rektor perguruan tinggi, dan tindaklanjutnya berupa kegiatan nanti perlu perjanjian kerja sama atau PKS yang bisa dilakukan Dekan, Kaprodi atau Ketua Kembang," beber dia yang dipandu Moh. Syafi' tersebut.


Pihaknya menjelaskan secara rinci dalam pengelolaan dan merawat jejaring luar negeri. "Dalam mengatur MoU tidak begitu rumit sebenarnya. UIN Sunan Kalijaga sampai saat ini sudah menjalin MoU dengan kampus luar negeri hingga tahun 2023. Ini juga untuk menguatkan MBKM kita. Kemarin sudah MoU denga Mesir, Malaysia, Thailand, Singapura dan lainnya," kata dia. (*)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama