SEMARANG, temanggung-news.id - Bertempat di Aula Kecamatan Bawen, Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Temanggung TV Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Semarang memiliki tugas pengawasan berbasis siber. 


"Panwascam menjadi garda depan dalam mengawasi potensi dan pelanggaran Pemilu 2024 melalui media siber. Untuk itu, selain mengawasi konten, Panwascam juga harus memproduksi konten melalui media massa cetak dan siber, media sosial, maupun layanan pesan," kata Hamidulloh Ibda dalam Rapat Koordinasi Kehumasan dengan Media dan Paswascam bertajuk “Urgensi Peran Kehumasan dalam Pencegahan dan Pengawasan Tahapan Pemilu 2024” pada Sabtu (16/12/2023).


Menurut Ibda, Kementerian Kominfo RI memprediksi puncak terjadinya pelanggaran dan penyebaran konten berunsur hoaks, berita palsu, ujaran kebencian, dan berunsur SARA akan terjadi pada bulan Februari 2024. “Berdasarkan prediksi Kominfo RI yang sudah tersiarkan di media, puncak pelanggaran di dunia siber utamanya akan terjadi pada Februari 2024,” kata Ibda yang juga dosen Inisnu Temanggung tersebut.


Ketua Bidang Media, Hukum, dan Humas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah tersebut mengatakan bahwa Panwascam perlu menerapkan jurnalisme kehumasan sebagai cabang dari jurnalisme yang berfokus pada penyampaian informasi dan komunikasi antara suatu organisasi (Bawaslu/Panwascam) dengan publik. 


“Tujuan utamanya adalah membangun dan memelihara hubungan yang baik antara Bawaslu/Panwascam dengan masyarakat luas, calon, Parpol, KPU, media massa, dan pihak-pihak terkait lainnya,” beber dia.


Menurutnya, kehumasan menjadi sangat penting dalam dunia modern yang terhubung secara lokal, nasional dan global, karena memiliki peran kunci dalam membentuk persepsi publik terhadap pengawasan Pemilu yang bersih, jujur, baik, dan membantu mempertahankan hubungan yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan.


Dalam kesempatan itu, Ibda menyampaikan materi yang mengupas konsep kehumasan dan publikasi di media, peran kehumasan dalam pengawasan tahapan pemilu, produksi konten di media sosial dalam pengawasan Pemilu, produksi konten di media massa, sasaran publikasi berita di media massa, praktik pembuatan konten medsos, praktik penulisan berita di media bawaslu/media massa dan RTL.


Selain Ibda, hadir narasumber Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Semarang Muharom Al Rosyid, Camat Bawan Dewanto Leksono Widagdo, S.STP., MM., dan peserta dari Panwascam se Kabupaten Semarang.

Dalam arahannya, Camat Bawen mengharapkan peserta mengikuti dengan serius agar dapat menyerap materi dan mengimplementasikannya di dalam pengawasan. (Ibda).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama